| Berita
print text tanggal ditambahkan 3 Agustus 2017

INKINDO DKI SELENGGARAKAN FORUM ANGGOTA, DAN
SOSIALISASI AD/ART INKINDO & UU NO 2 TAHUN 2017 TENTANG JASA KONSTRUKSI


Bertempat di Auditorium Bina Karna, Hotel Bidakara, 3 Agustus 2017 lalu, DPP Inkindo DKI Jakarta selenggarakan Forum Anggota (FORA), Sosialisasi AD/ART Inkindo dan Sosialisasi UU No2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi. Acara ini dihadiri oleh sekitar 200 orang. Dalam kesempatan tersebut juga telah dilakukan dilakukan penandatanganan MoU antara DPP Inkindo DKI Jakarta dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI). Forum Anggota ini dibuka secara resmi oleh Sekjen DPN INKNDO, Ir. Erie Heryadi, mewakili Ketua Umum DPN INKINDO yang berhalangan hadir.

Forum Anggota (FORA) merupakan forum resmi organisasi yang diatur dalam AD/ART Inkindo. Sesuai Anggaran Dasar Inkindo Bab XI, Pasal 42, Forum Anggota diselenggarakan oleh DPP, yang mempunyai fungsi dan kewenangan untuk : a) Sebagai forum komunikasi dan koordinasi antara DPP dan Anggota; dan b) Membahas hal-hal yang dianggap penting dan memberikan rekomendasi guna mendukung pelaksanaan program kerja.

Dalam sambutannya, Ketua DPP Inkindo DKI Jakarta, Ir. Peter Frans mengemukakan, Forum Anggota ini diharapkan dapat menghasilkan keluaran-keluaran antara lain :

Rekomendasi dukungan terhadap pelaksanaan Program Kerja DPP Inkindo DKI Jakarta.
Inventarisasi dan tindak lanjut berbagai permasalahan usaha jasa konsultansi, baik jasa konstruksi maupun Non Jasa Konstruksi.
Memberikan masukan-masukan dalam rangka penyusunan rancangan peraturan pelaksanaan UU No 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi, baik berupa Peraturan Pemerintah (PP) maupun Permen terkait.

Dikemukakan oleh Peter Frans, beberapa kegiatan yang akan dilakukan dalam kurun waktu 2017-2018, antara lain meliputi :

Seminar dengan tema : “Pembangunan Infrastruktur dan Reformasi Birokrasi Pemprov DKI Jakarta yang Berkualitas dan Berkelanjutan”. Diselenggarakan atas kerjasama DPP Inkindo DKI, Kadin DKI, dan Intakindo DKI.
Seminar Peluang Usaha Jasa Konsultansi Non Konstruksi.
Pengecatan rumah susun bekerjasama dengan sponsor. Kegiatan ini rencananya akan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta 2017-2022.
Memberikan Award/Penghargaan kepada Anggota INKINDO DKI yang berprestasi/berkarya menonjol dan Figur yang berjasa terhadap pengembangan konsultan nasional. Penghargaan akan diberikan pada acara Malam Puncak HUT Inkindo DKI ke 35.
Studi Banding Wisata Danau Heritage Dunia ke beberapa negara di Eropa : 15 -23 Oktober 2017. Biaya ditanggung oleh masing-masing peserta. Dari kegiatan ini akan dihasilkan sebuah buku yang akan menjadi masukan bagi Pemerintah dalam pengelolaan danau-danau di Indonesia.
Turnamen Golf bekerjasama dengan Kadin DKI Jakarta.
Turnamen Olah Raga : Futsal, Tenis Meja, Badminton, dan Gaple.
Donor Darah Anggota Inkindo DKI.
Acara Malam Puncak/Malam Kesenian.

Konferensi FIDIC di Jakarta
Dikemukakan oleh Erie Heryadi, dalam era globalisasi INKINDO telah melakukan kerjasama di level ASEAN dalam FACE, Ketum Inkindo sebagai Ketua FACE. Aktif dalam FIDIC ASPAK Inkindo menempatkan penegurusa Pak Irawan Badrianto. INKINDO juga aktif di FIDIC. Akan ada konferensi FIDIC dan Pameran 1-3 Oktober di Jakarta, di JCC. Akan ada pertemuan FACE di Manila tanggal 18 Agustus, ada pertemuan B to B dengan anggota asosiasi konsultan di Pilipina. Akan berkunjung ke kantor ADB. Disamping itu DPN Inkindo sudah membentuk Pokja dengan Bappenas yang mendiskusikan beberapa hal : Billing Rate, Bappenas bisa menjadi Pembina Konsultan, dan usulan UU Jasa Konsultansi.

AD/ART Hasil Munassus 2016
Sebagai nara sumber Sosialisasi AD/ART INKINDO adalah Wakil Ketua Umum DPN Bidang Kepranataan, Ir. Ronald Sihombing, M.Si, meneyampaikan beberapa hal penting yang ada dalam AD/ART baru hasil Munassus INKINDO di Palu Tahun 2016. Beberapa hal yang baru perlu dicermati antara lain : Adanya ketentuan tentang Sanksi bagi anggota tidak memenuhi kewajiban iuran lebih dari 2 tahun akan diberhentikan. Utusan provinsi untuk Munas berubah menjadi : 5 + 1 utusan untuk kelipatan 40 anggota. (Sebelumnya 3 + 1 utusan untuk kelipatan 40 anggota). Akan diterbitkan sekitar 16 Peraturan Organisasi (PO) menindaklanjuti AD/ART yang baru.

UU No2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi
Nara sumber Sosialisasi UU No 2 Tahun 2017, Ir. Suwanto MM, Kepala Sub Direktorat Jasa Konstruksi, Ditjen Bina Konstruksi, Kementerian PUPR. Menurutnya perubahan lebih dari 50 % sehingga UU No 2 Tahun 2017 merupakan pengganti UU No 18/1999. Beberapa hal penting yang ada dalam UU No 2/2017 antara lain : 1) Ketentuan tentang remunerasi tenaga ahli. 2) Penyelesaian sengketa melalui Dewan Sengketa Konstruksi. 3) Jenis usaha : Jasa Konsultansi Konstruksi, Pelaksana Konstruksi, Pekerjaan Konstruksi terintegrasi. 4) usaha jasa konstruksi : umum dan spesialis., 5) Kualifikasi badan usaha ditentukan oleh penjualan tahunan, kemampuan keuangan, SDM, dan peralatan. 6) Pengalaman perusahaan tidak menentukan kualifikasi. Pengalaman hanya menentukan daya saing. 7) Badan Usaha Asing wajib kerjasama dengan BU kualifikasi besar. 8) Kualifikasi Tenaga Kerja Konstruksi : Operator, teknisi, ahli. 9) Kegagalan bangunan : runtuh atau tidak berfungsinya bangunan. 10) Jasa Konstruksi merupakan ranah perdata : tidak mengganggu atau menghentikan penyelenggaraan konstruksi. Kecuali: menghilangkan nyawa atau OTT. 11) Klasifikasi Usaha dulu menggunakan ASMET sekarang CPC (KBLI). 12) Ada segmentasi pasar : Kecil, Menengah, Besar.
 


print text
 

DI DUKUNG OLEH :